Site icon Berita Sepak Bola Terkini | scoreindonesia

Tiket Pertandingan Leicester City Naik 158 Kali Lipat

indolivescore.com – Setelah warga Kota Leicester dibuat gegap-gempita oleh kepastian trofi Premier League pertama pada Selasa dini hari (3/5). Kini kota yang terkenal dengan perburuan rubahnya itu tengah bersiap menyambut esok (7/5).

Sebabnya, di laga kandang terakhir kontra Everton tersebut, Wes Morgan dkk bakal menerima trofi sekaligus ditahbiskan sebagai kampiun musim ini. Beberapa penjual tiket online pun memanfaatkan momen untuk menaikkan harga tiket di luar kewajaran.

Daily Mail melansir, situs seperti ticketbis.net memasang harga termahal GBP 4.690,13 (sekitar Rp 90,90 juta) untuk tribun utara-selatan, serta GBP 7.920.50 (Rp 152,41 juta) untuk tribun timur-barat. Harga itu meningkat hingga 158 kali lipat dari harga sebelumnya yang hanya GBP 50 (Rp 966 ribu).

Adapun bagi fans tim tamu, Ticketbis membanderolnya dengan harga GBP 434 (Rp 8,39 juta). ”Sabtu ini, suporter Leicester berkesempatan merayakan dimahkotainya tim kesayangan mereka. Namun, hanya mereka yang berkantong tebal yang bisa menyaksikannya dari dalam stadion,” demikian ulasan jurnalis Daily Mail, Kieran Gill.

Bagi penggemar yang tidak memiliki uang sebesar itu namun tetap ingin menjadi saksi perayaan tim dengan julukan The Foxes tersebut, Dewan Kota Leicester kabarnya sudah mempersiapkan pesta meriah.

BBC melaporkan, para pemain Leicester bakal melakukan pawai dengan membawa trofi di atas bis double dekker. Rutenya dari King Power Stadium hingga di taman kota.

Sempat beredar kabar, fans menginginkan perayaan tersebut diadakan di Town Hall Square. Seperti yang mereka lakukan ketika Leicester menjadi kampiun Championship musim 2013–2014.  Namun, dewan kota, seperti dilaporkan BBC, keberatan karena Town Hall Square tidak cukup untuk menampung ribuan orang dan menolak membeberkan rencana perayaan seperti apa.

Apapun pesta yang bakal dilangsungkan, Wali Kota Leicester, Sir Peter Soulsby, mengatakan bahwa arak-arakan sekaligus pesta meriah diadakan untuk mengenang momen bersejarah seperti ini.

”Leicester tahu cara berpesta. Dan, setiap orang akan diundang,” ujar Soulsby kepada Leicester Mercury. ”Karena sejarah telah tercipta, dan kami begitu bangga atas apa yang mereka lakukan untuk sepak bola, dan terutama untuk kota kami,” lanjut pemimpin berusia 67 itu.

Tidak hanya itu. Penyanyi Aria asal Italia, Andrea Bocelli, kabarnya bakal bernyanyi sebelum laga sebagai tribut bagi kesuksesan Leicester. Time to Win Again dipilih sebagai judul yang bakal dinyanyikan.

”Claudio (Ranieri) sudah punya firasat mereka bakal memenangi gelar,” ujar sumber Leicester kepada Daily Mirror. ”Dia pun mengontak Andrea untuk menanyakan apakah sudi bernyanyi jika mereka menjadi juara,” lanjutnya.

Ranieri pun sangat senang dengan trofi kasta tertinggi pertamanya sebagai pelatih ”Sangat luar biasa,” katanya kepada media Italia, Il Secolo XIX. ”Dunia memerhatikan kami. Kami bagaikan Cinderella yang memenangkan liga paling gemerlap di jagat ini,” tuturnya.

Meski begitu, eks allenatore Juventus dan AS Roma itu mengaku tidak mengendurkan keran performanya hanya karena sudah memastikan gelar dua laga sebelum musim berakhir.

Ranieri menegaskan tetap memburu kemenangan dari Everton untuk menegaskan dominasi tujuh angka dari Tottenham Hotspur. ”Kini, aku telah memenangkan Premier League,” ucap Ranieri seperti dilansir The Independent. ”Namun, aku tidak puas. Aku ingin memenangkan laga Sabtu ini. Aku juga ingin memenangkan musim depan,” ulas pelatih 64 tahun tersebut.

Terpisah, tactician Everton, Roberto Martinez, memberikan selamat kepada Leicester dan mengatakan bahwa raihan seperti ini mungkin tidak akan bisa diulangi lagi pada masa depan. ”Apa yang Leicester raih merupakan inspirasi besar untuk semua tim olahraga, maupun kelompok lainnya. Mereka berani bermimpi dan berekspektasi besar. Aku yakin tidak mungkin bisa terjadi lagi,” ujar Martinez kepada ITV News.