by

Kursi Kepemimpinan Zidane di Real Madrid Digoyang?

Kursi kepelatihan Real Madrid sedang memanas belakangan ini. Beberapa laporan mengatakan bahwa pihak klub telah memberikan tenggat waktu bagi Zinedine Zidane untuk mengembalikan Los Merengues ke jalur yang benar.

Pada hari Kamis (22/10/2020) kemarin, Real Madrid dipaksa bertekuk lutut oleh Shakhtar Donetsk dalam laga fase grup Liga Champions. Karim Benzema dkk tumbang dengan skor tipis 2-3.

Ini bukan kekalahan pertama yang didapatkan Real Madrid pada pekan ini. Pada Sabtu (17/10/2020) kemarin, mereka juga menelan kekalahan atas Cadiz yang berstatus sebagai klub promosi dari Segunda Division.

Beberapa hasil yang diterima Real Madrid pada pekan-pekan sebelumnya pun cukup mengkhawatirkan meski menang. Alhasil, muncul kabar bahwa pihak klub sedang menimbang masa depan Zidane di kursi kepelatihan.

Lantas, siapakah yang pantas melatih Real Madrid seandainya Zidane dipecat? Tentu mereka tak ingin mengulang kesalahan yang dulu dengan mengangkat sosok seperti Julen Lopetegui hingga Santiago Solari.

Mantan pemain Real Madrid, Ruben De La Red, memiliki jawabannya. Ia meyakini bahwa mantan rekan setimnya dulu, Raul Gonzalez, sudah pantas untuk menduduki kursi panas di Santiago Bernabeu.

“Perasaan yang saya dapatkan adalah apabila Raul menjadi pelatih Real Madrid di masa depan, dia memenuhi syarat untuk melakukannya serta mencapai keberhasilan,” ujarnya seperti yang dikutip dari Marca.

“Kami akan menganalisis mengapa situasi seperti ini terjadi, Zidane pastinya sudah menyadarinya dan akan mengupayakan penyelesaiannya,” lanjut De La Red.

Sebagai seorang mantan pemain Real Madrid, De La Red jelas pernah merasakan laga-laga penting seperti El Clasico kontra Barcelona. Kebetulan, pertandingan tersebut akan digelar pada akhir pekan ini.

Sayang pertandingan tersebut tidak bisa disaksikan secara langsung di stadion oleh fans masing-masing tim. Protokol kesehatan yang ditetapkan tidak memperbolehkan suporter untuk hadir di sana.

“Lingkungan dan atmosfirnya takkan lagi sama saat anda masuk ke lapangan dan kursi-kursi stadion dipenuhi oleh penonton,” tambahnya.

“Tim dengan kesiapan mental lebik baik akan menjadi yang paling berpeluang untuk mendapatkan tiga poin secara utuh,” pungkasnya.