Site icon Berita Sepak Bola Terkini | scoreindonesia

Kabar Baik untuk Arsenal dan Milan, Dominik Szoboszlai Segera Cabut dari Salzburg

Agen dari gelandang RB Salzburg Dominik Szobozlai yakni Esterhazy Matyas membawa kabar bagus bagi Arsenal dan AC Milan dengan mengatakan kliennya akan segera angkat kaki dari klub Austria tersebut.

Szoboszlai mulai memperkuat Salzburg sejak musim panas 2018 lalu. Sejak saat itu performa pemain Hungaria tersebut makin menawan.

Ia tak cuma mahir mencetak gol. Namun juga jago memberikan assist bagi rekan-rekannya.

Pada musim 2019-20 lalu, ia bahkan terpilih sebagai pemain terbaik di Liga Austria. Namanya pun mendapatkan perhatian dari sejumlah klub top Eropa.

Ia sempat dikaitkan dengan Liverpool. Namun belakangan ini ia santer dikaitkan dengan AC Milan dan Arsenal

Esterhazy Matyas mengaku senang dengan adanya ketertarikan dari AC Milan dan Arsenal. Hal itu membuktikan bahwa perkembangan Dominik Szobozlai berjalan ke arah yang tepat.

“Kami melihat bahwa setiap kali ia bermain bagus, yang untungnya sering terjadi, rumornya semakin kuat. Namun, strategi kami tidak akan berubah karena satu atau dua pertandingan,” kata Matyas kepada Digisport.

“Kami memiliki keyakinan pada rencana kami sendiri dan visi yang kami miliki semula semakin kuat karena semua komentar yang kami baca hanya membuktikan bahwa kami berada di jalan yang benar,” seru sang agen.

Esterhazy Matyas mengatakan saat ini kliennya akan segera cabut dari RB Salzburg. Namun ia menjelaskan Dominik Szoboszlai hanya akan memilih klub yang akan memberikannya kesempatan bermain secara reguler.

“Baik itu di bulan Januari atau musim panas mendatang, yang paling penting adalah ia pergi ke klub di mana ia akan memiliki peluang bagus untuk bermain secara reguler dan melanjutkan kurva pembelajaran yang ia mulai di Salzburg. Itu hal terpenting bagi kami,” tegasnya.

“Jelas, bukan rahasia lagi bahwa Dominik sekarang hampir meninggalkan liga Austria,” tandas Matyas.

Dominik Szoboszlai akan punya kans mendapatkan kesempatan bermain secara reguler di AC Milan, terutama jika Rossoneri kehilangan Hakan Calhanoglu. Sementara di Arsenal, ia harus bersaing dengan sejumlah pemain lain, bergantung pada formasi apa yang dimainkan tim tersebut.