Site icon Berita Sepak Bola Terkini | scoreindonesia

FIFA Cabut Skors, Sepak Bola Indonesia Harus Berbenah

indolivescore.com – Skors indonesia yang dijatuhkan badan sepak bola internasional karena intervensi pemerintah terhadap federasi sepak bola dicabut setelah berlangsung hampir satu tahun. Demikian diumumkan presiden FIFA Gianni Infantino, Jumat (13/5).

Bagaimanapun, Kongres FIFA mengonfirmasi bahwa skors terhadap Kuwait dan Benin karena intervensi pemerintah mereka masih tetap berlangsung.

Infantino mengatakan bahwa keputusan mengenai Indonesia, salah satu pasar sepak bola terbesar di Asia, diambil oleh Dewan FIFA setelah pemerintah sepakat untuk mencabut keputusan-keputusan yang dipertimbangkan sebagai intervensi konstitusi yang tidak dapat diterima terhadap federasi sepak bola.

“Perintah Indonesia telah memberi tahu kami bahwa keputusan-keputusan yang menyebabkan skors itu telah dicabut,” kata Infantino.

FIFA menjatuhkan hukuman kepada Indonesia pada Juni setelah perseteruan panjang antara pemerintah dan Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) terkait tim-tim mana saja yang dapat mengikuti strata tertinggi liga domestik.

Pemerintah membekukan PSSI setelah mereka mengabaikan permintaan-permintaan untuk menskors dua tim yang pemiliknya gagal memenuhi regulasi-regulasi dari pemerintahan baru mereka.

FIFA, setelah berulang kali memberikan peringatan untuk mencari jalan keluar terhadap perselisihan ini, kemudian menskors negara ini, membuat Indonesia tidak dapat berpartisipasi pada kualifikasi Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019.

Infantino menambahi bahwa kasus-kasus yang melibatkan Kuwait dan Benin akan segera dicarikan jalan keluarnya.

“Saya sangat sedih untuk berada di sini dan harus mengajukan kepada Anda bahwa kami menskors dua asosiasi,” kata Infantino.

“Di sisi lain, kami perlu melindungi asosiasi-asosiasi kami dari intervensi pemerintah, itu merupakan satu dari dua tugas utama kami,” katanya menambahkan.

Asosiasi sepak bola Kuwait (KFA) diskors FIFA pada Oktober setelah badan sepak bola itu mengatakan rancangan hukum olahraga yang sedang dibuat merupakan intervensi terhadap asosiasi sepak bola negara itu.