by

Asalkan Gajinya Mau Disunat, Lionel Messi Bisa Balik ke Barcelona

Presiden La Liga Javier Tebas mengatakan Lionel Messi bisa balik ke Barcelona, asalkan ia mau gajinya disunat secara signifikan. 

Messi sempat disebut akan menghabiskan kariernya di Barcelona. Namun setelah 17 tahun bermain di Camp Nou, ia malah cabut ke PSG pada 2021 lalu. 

Masalahnya adalah, Barcelona tak bisa menawarkan kontrak baru pada Messi karena mereka memiliki masalah finansial. Meski demikian, masih beredar kabar bahwa Blaugrana ingin memulangkan La Pulga. 

Ia masih tetap diharapkan untuk mengakhiri kariernya di Camp Nou. Kabar kepulangan Messi ke Catalan pun makin menguat belakangan ini. 

Kontrak Lionel Messi di PSG bakal berakhir pada musim panas 2023 ini. Sempat ada kabar bahwa klub yang bermarkas di Parc des Princes itu akan memperpanjang masa kerja La Pulga. 

Kabarnya mereka punya opsi untuk memperpanjang kontraknya selama 12 bulan lagi. Namun kabarnya mereka tak akan mengaktifkan opsi tersebut. 

Artinya Messi akan cabut dari PSG secara gratis pada musim panas 2023 nanti. Kabar ini muncul beberapa hari usai La Pulga dikenai sanksi larangan gabung tim selama dua pekan dan tanpa bayaran pula karena ia berkunjung ke Arab Saudi tanpa izin klub. 

Sekarang kabar kepulangan Lionel Messi ke Barcelona makin menguat. Rumor itu kemudian ditanyakan kepada Javier Tebas. 

Ia lantas mengatakan bahwa Barcelona tentu saja bisa memulangkan Messi. Asalkan, pemain 35 tahun itu mau disunat gajinya sementara Blaugrana harus melego beberapa pemainnya. 

“Jika Barca mengontrak Leo Messi, gajinya akan lebih rendah daripada di Paris Saint-Germain,” serunya kepada wartawan, seperti dikutip talkSPORT. 

“Kembalinya sekarang bergantung pada penjualan pemain. Saya pikir Barca akan mendapatkan jumlah yang bagus dari penjualan pemain musim panas ini,” klaim Tebas. 

Pada Maret 2023 lalu, Javier Tebas mengatakan Barcelona harus menghasilkan dana sekitar 200 jtua euro atau 177 juta pounds dari penjualan pemain. Dengan demikian baru mereka bisa memboyong pemain baru ke Camp Nou. 

“Barcelona tidak memiliki ruang dalam anggarannya untuk dibelanjakan di jendela transfer mendatang. Barcelona telah terlibat dalam perilaku yang dipertanyakan yang berdampak pada La Liga dan kami bertindak sesuai itu. Kami telah memutuskan bahwa mereka tidak dapat lagi merekrut lebih banyak pemain,” serunya seperti dilansir Sportsmole. 

“Kami memiliki kontrol ekonomi yang ketat. Di akhir setiap jendela, kami memberi tahu semua klub di La Liga apa yang dapat mereka belanjakan. Dalam kasus Barcelona, mereka harus mengurangi pengeluaran untuk gaji dan transfer dari €650 juta menjadi €450 juta (£532 juta hingga £399 juta) jadi anggarannya minus €200 juta (£177 juta),” terangnya. 

“Mereka harus mengurangi investasi mereka pada pemain dan kami mendorong mereka untuk menjual pemain karena, untuk setiap jumlah yang mereka hasilkan dalam penjualan, mereka dapat membelanjakan 40% dari itu,” tutur Tebas.