👍 Liga Champion

Sejarah Logo Klub-klub Bola Raksasa Eropa

indolivescore.com – Manchester City memutuskan menggunakan logo baru pada pertandingan Boxing Day melawan Sunderland, Sabtu (26/12/2015) malam WIB. Berikut lima klub raksasa lainnya yang juga pernah melakukan perubahan logo.

Manchester City menghilangkan gambar Burung Elang pada logo baru mereka dan menggantinya dengan perahu layar. Hal itu bermakna simbol perahu Mancunian yang banyak bersandar di pelabuhan Manchester.

Logo anyar City sekilas mirip dengan pesaing mereka, Manchester United, yang juga memiliki gambar perahu layar di logo mereka. Perbedaannya, di bawah perahu logo City terdapat gambar bunga mawar merah sedangkan pada logo MU menggunakan gambar iblis.

Selain itu, kalimat ‘Superbia In Proelio’ pada logo yang lama juga dihilangkan dan digantikan dengan tulisan ‘Manchester City 1894’. Niat Manchester City untuk mengganti logo baru sudah terencana sejak November 2015.

Perubahan logo klub menjadi hal lumrah yang terjadi di dunia sepak bola. Ada klub yang memutuskan mendaur ulang logo mereka sehingga menjadi lebih modern. Ada pula yang merubah total lambang kebanggaan mereka.


1. Chelsea

Logo yang sekarang terpampang di jersey Chelsea merupakan yang kelima. Logo ini diluncurkan pada bulan November 2004 dan baru digunakan pada tahun 2005. Logo ini merupakan desain ulang dari logo Ted Drake untuk memperingati seratus tahun perjalanan The Blues.

Logo ini terinspirasi oleh mantel sipil senjata dari metropolitan borough Chelsea. Gambar Singa yang berada di tengah logo merupakan simbol presiden klub saat itu, Earl Cardogan. Sementara itu, tongkat yang dipegang sang singa adalah tongkat Abbot of Westminster.

Gambar mawar yang berada di samping lingkaran mewakili Inggris. Sementara itu, bola menunjukkan permainan dan tujuan dari berdirinya Chelsea.

2. Arsenal

Julukan The Gunners dan logo Arsenal berkaitan dengan asal-usul klub yang didirikan oleh pekerja pabrik senjata Royal Arsenal di Borough of Woolwitch pada 1986. Awalnya, lambang Arsenal adalah gambar tiga meriam dengan moncong menghadap ke atas.

Logo itu mengacu pada lambang metropolitan Borough of Woolwitch. Pada era 1920-an, gambar tiga meriam diubah menjadi satu meriam saja dengan moncong menghadap ke kiri. Di atas logo terdapat tulisan Arsenal dan dibawahnya terdapat logo Borough of Islington.

Di bawah logo terdapat tulisan Victoria Concordia Crescit, yang memiliki arti kemenangan berawal dari harmoni. Semboyan itu digaungkan oleh Harry Homer, Editor program Arsenal, pada musim 1947-1948.

Arsenal kemudian merubah kembali logo mereka pada 2002. Mereka mengubah moncong meriam menjadi menghadap ke kanan, seperti yang kita kenal sampai saat ini.

3. AC Milan

AC Milan secara mengejutkan memutuskan tak memasang logo klub di jersey terbaru mereka untuk musim 2014-15. Rossoneri memilih memasang logo yang biasa dipakai timnas Inggris St George’s Cross.

Lambang yang sama juga pernah digunakan tim yang bermarkas di Milanello pada musim 1999/2000. Lambang salib St. George ini bukan tanpa makna, lambang ini adalah lambang utama kota Milan sendiri

Lambang ini bukan pertanda bahwa pihak klub memiliki sebuah hubungan dengan pihak kerajaan Inggris. Walaupun pendirinya adalah seorang pria asal Inggris, Herbert Kilpin. Jadi, ini bukanlah hal yang asing bagi publik kota Milan.

4. PSG

PSG meluncurkan logo baru pada Januari 2013. Hal yang paling mencolok dari logo baru PSG yakni warnanya yang kini menjadi biru yang lebih muda. Sebelumnya, biru tua menjadi warna kebanggaan klub asal Paris itu. Ironinya, biru terang saat ini telah identik menjadi warna kebesaran klub rival, Olympique Marseille.

Pada logo baru PSG menghilangkan angka tahun 1970 di bagian bawah, keranjang bayi di bawah menara Eiffel sebagai simbol kelahiran Raja Louis XIV juga ditiadakan.

Kemudian kata Saint Germain digeser ke bawah, sementara menara Eiffel tetap berwarna merah namun diembos.Di bawahnya logo fleur de lys berwarna emas ditambahkan.

5. Real Madrid

Real Madrid memutuskan menghilangkan tanda salib di bagian atas pada April 2012 lalu. Keputusan ini diambil Los Merengues demi meredakan kemungkinan kesalahpahaman oleh penggemar mereka di negara-negara yang sebagian besar penduduknya beragama Islam sekaligus tentunya menjaring lebih banyak fans Muslim.

Berdiri pada 1902, tanda salib dan mahkota kerajaan menjadi bagian logo Madrid sejak 20 tahun berselang, seturut dengan pemberian status klub kerajaan oleh Raja Alfonso XIII, sekaligus penambahan nama “Real” di depan “Madrid Club de Futbol”.

Selain merangkul lebih banyak fans Muslim, penghapusan tanda salib, yang notabene merupakan lambang agama Nasrani, itu juga diyakini sejalan dengan pembangunan resor wisata olahraga Real Madrid.

To Top