👍 Liga Champion

Gianluigi Buffon Berahap Bisa Angkat Trofi Liga Champions

indolivescore.com, Liga Champion – Kiper Juventus Gianluigi Buffon kembali mengais asa menjuarai Liga Champions untuk pertama kali sepanjang karier.

Gianluigi Buffon Berahap Bisa Angkat Trofi Liga Champions

Buffon, selama berkarier di pentas profesional baik bersama Parma atau Juventus, tak pernah merasakan mengangkat trofi Liga Champions. Dia hanya pernah merasakan dua kali tampil di final, yakni pada musim 2002-2003 dan 2014-2015.

Pada musim 2002-2003, Buffon gagal mengangkat piala usai kalah adu penalti dari AC Milan pada final di Stadion Old Trafford. Sementara, pada kesempatan berikutnya, BUffon kembali gagal usai kalah 1-3 dari Barcelona di Olympiastadion.

Dalam usia 39 tahun, final tahun ini mungkin akan menjadi kesempatan terakhir kapten Timnas Italia itu untuk mengangkat trofi Si Kuping Besar.


β€œAku sangat senang, karena Aku berada di sini dalam kondisi bagus. Jika tidak berada di klub besar dan dengan rekan satu tim yang hebat, Aku mungkin tidak akan pernah kembali ke final Liga Champions,” ujar Buffon kepada Mediaset Premium.

β€œDua tahun yang lalu, semua orang menganggapnya sebagai penampilan terakhir Aku di final Liga Champions, dan Aku juga berpikir demikian. Tapi Anda harus tetap percaya pada mimpi,” sambungnya.

Berkat mimpi itu pula Buffon bisa mengantarkan Juventus kembali ke final usai menang 2-1 atas AS Monaco pada leg kedua semifinal di Juventus Stadium, Rabu (10/5) dini hari WIB. Kemenangan itu membuat I Bianconeri unggul agregat 4-1.

Tak cuma itu, Buffon juga berperan membawa Juventus tak terkalahkan sepanjang Liga Champions 2016-2017. Total, 12 laga klub berjuluk Si Nyonya Tua itu tampil tanpa kekalahan dengan rincian 9 menang dan 3 seri. Rekor terbaik mereka di Liga Champions.

β€œIni pertandingan sangat sulit, terlepas dari modal keunggulan 2-0 di leg pertama. Jika kami datang malam ini dengan sombong, kami akan mengalami beberapa saat yang sangat sulit. Tapi bila punya mentalitas yang tepat, Anda bisa mengatasi hambatan itu. Kami di final, tapi hanya ada di final tak akan berarti apa-apa,” pungkasnya.

To Top