👍 Liga Champion

5 Tim Tersubur di Fase Grup Liga Champion 2016-2017, Minim Cetak 20 Gol

Rekor anyar terjadi pada fase grup Liga Champions 2016-2017. Usai Matchday 6, satu catatan spesial tercipta, yakni tim dengan jumlah gol terbanyak.

Borussia Dortmund menjadi pencipta rekor baru di kancah Liga Champions tersebut. Dua gol ke gawang Real Madrid, Rabu (7/12/2016) atau Kamis (8/12/2016) dini hari WIB, membuat wakil Jerman tersebut mengoleksi total 21 gol dari enam partai.

Pada laga di Stadion Santiago Bernabeu, Borussia Dortmund mampu menggagalkan raihan tiga angka Real Madrid. Dua gol Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-60 dan Marco Reus (88′), membalas sepasang gol bomber Real Madrid, Karim Benzema (28′, 53′).

Berikut ini 5 tim dengan pengoleksi gol terbanyak fase grup Liga Champions.

1. Borussia Dortmund (21 gol, 2016-2017)
Borussia Dortmund mencapai koleksi 21 gol berkat tambahan gol ke gawang Real Madrid, Kamis (8/12/2016) dini hari WIB. Sebelum berangkat ke Santiago Bernabeu, koleksi gol Dortmund baru 19 gol.


Sepanjang fase grup, Borussia Dortmund sangat prolifik. Mereka meraih kemenangan terbesar, sekaligus jumlah gol terbanyak, kala menekuk Legia Warsawa dengan skor 8-4.

Legia Warsawa menjadi lumbung gol Borussia Dortmund. Pada pertemuan pertama, wakil Polandia tersebut dibebat dengan skor 0-6. Gol-gol lain Borussia Dortmund bersarang ke gawang Real Madrid (2 gol) dan Sporting CP (3 gol).

Pemain yang mencetak gol tergolong merata. Pierre-Emerick Aubameyang berstatus top skorer dengan 5 gol, disusul Marco Reus (4), Shinji Kagawa (2), Marc Bartra (1), Raphaël Guerreiro (1), Sokratis Papastathopoulos (1), Felix Passlack (1), Gonzalo Castro (1), Julian Weigl (1), Ousmane Dembélé (1), Mario Götze (1), Adrián Ramos (1) dan André Schürrle (1)

2. Manchester United (20 gol, 1998-1999)
Manchester United mengakhiri fase grup dengan status runner-up. Mereka berada di bawah Bayern Munchen, dan dua angka di atas Barcelona.

Pada enam pertandingan di Grup D, Manchester United membuka musim dengan hasil imbang kontra Barcelona (3-3). Setelah itu, Manchester United bersua Bayern Munchen (2-2), Brondby (6-2), Brondby (5-0), Barcelona (3-3) dan Bayern Munchen (1-1).

Bomber Dwight Yorke menjadi pencetak gol terbanyak berkat koleksi 5 gol. Setelah itu giliran Paul Scholes (3), Ryan Giggs (3), Andy Cole (3), David Beckham (2), Roy Keane (2), Ole Gunnar Solskjær (1) dan Phil Neville (1).

3. Barcelona (20 gol, 2011-2012)
Barcelona mendominasi Grup H. Mereka lolos ke babak berikutnya dengan keunggulan tujuh poin di atas sang runner-up, AC Milan. Total, 19 gol bersarang ke gawang lawan.

Pada laga pembuka, AC Milan menjadi korban setelah mendapatkan 2 gol. Berikutnya giliran BATE Borisov (5 gol) dan Viktoria Plzeň (2 gol). Pada partai ke-4, Plzen kembali mendapat 4 gol, lalu AC Milan (3 gol) dan BATE Borisov (4 gol).

Pencetak gol terbanyak menjadi milik Lionel Messi dengan koleksi 6 gol. Pedro Rodriguez menjadi pengoleksi terbanyak kedua dengan 4 gol, disusul David Villa (3), 2 gol bunuh diri lawan, Andrés Iniesta (1), Cesc Fàbregas (1), Sergi Roberto (1), Martín Montoya (1) dan Xavi Hernández (1).

4. Real Madrid (20 gol, 2013-2014)
Real Madrid mengoleksi 20 gol pada fase grup Liga Champions 2013-2014. Gol-gol Real Madrid berasal dari partai kontra Galatasaray (6-1), FC Copenhagen (4-0), Juventus (2-1), Juventus (2-2), Galatasaray (4-1) dan FC Copenhagen (2-0).

Sepanjang musim tersebut, Cristiano Ronaldo tercatat mencetak rekor baru sebagai top skorer sepanjang masa di Liga Champions. Cristiano Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak dengan 9 gol.

Setelah itu, ada nama Ángel Di María (3), Karim Benzema (2), Isco (2), Gareth Bale (2), Álvaro Arbeloa (1) dan Luka Modrić (1).

5. Barcelona (20 gol, 2016-2017)
Barcelona mengoleksi 20 gol sepanjang musim ini. Sayang, catatan tersebut sempat tercoreng setelah mereka takluk 1-3 di markas Manchester City. Padahal, pada Matchday 3, Barcelona membekap Manchester City dengan skor telak, 4-0.

Sumber gol terbanyak Barcelona datang saat mereka bersua wakil Skotlandia, Celtic FC. Total 9 gol berasal dari dua pertemuan, yang masing-masing berakhir 7-0 dan 2-0. Sisa gol lain datang kala bertemu Borussia Monchengladbach (6 gol).

Lionel Messi menjadi catatan tersendiri. Ia mencetak hattrick ke gawang Celtic, tak ikut kunjungan ke Gladbach, lalu kembali kontra City, serta mengakhiri fase grup dengan 10 gol. Angka itu hanya berselisih satu gol dibanding catatan Ronaldo, semusim sebelumnya.

Messi menjadi pencetak gol terbanyak dengan 10 gol. Setelah itu ada nama Arda Turan (4), Neymar (2), Luis Suárez (2), Gerard Piqué (1) dan Andrés Iniesta (1)

To Top